Atap UPVC vs Galvalum, Asbes, Genteng: Mana Terbaik? | ROOFMAXX

Apa jenis atap terbaik untuk rumah atau gudang?

Tidak ada satu atap yang cocok untuk semua kebutuhan, tetapi atap dan genteng UPVC adalah salah satu pilihan yang seimbang: tidak panas, tidak berisik, tahan lama, tidak merambatkan api, dan pemasangannya mudah serta cepat. Genteng beton juga berkualitas baik, namun biaya totalnya sangat mahal. Atap asbes sebaiknya dihindari karena mudah pecah dan tidak baik bagi kesehatan.

Apa saja pilihan atap yang populer saat ini?

Saat membangun rumah atau gudang, kita pasti dihadapkan pada pemilihan atap yang cocok dengan budget. Karena atap adalah bagian penting bangunan, kita perlu teliti. Pilihan yang populer saat ini adalah atap galvalum, genteng tanah liat, asbes, genteng beton, atap aspal (bitumen), serta atap dan genteng UPVC.

Perbandingan cepat: 7 jenis atap dalam satu tabel

Tabel berikut dirangkum dari perbandingan di katalog ROOFMAXX.

Jenis atapPanasBerisikKeawetanPemasanganHarga
Genteng UPVC (ASA)Tidak panasTidak berisikTahan lamaMudah, cepat, dan murahMurah
Atap UPVCTidak panasTidak berisikTahan lamaMudah, cepat, dan murahAgak mahal
Genteng tanah liatTidak panasTidak berisikMudah pecahSulit, mahal, dan lamaSedang
GalvalumSangat panasSangat berisikMudah berkaratMudah, cepat, dan murahSedang
AsbesTidak panasTidak berisikMudah pecahMudah, cepat, dan murahMurah
Genteng betonTidak panasTidak berisikAwetSulit, mahal, dan lamaSangat mahal
Atap aspal (bitumen)Tidak panasTidak berisikKurang awet (bisa meleleh dan lapuk)Sulit, mahal, dan lamaMahal

Apa kelebihan dan kekurangan atap UPVC?

Atap UPVC adalah atap plastik berbahan PVC dengan bentuk panel berongga (twinwall). Sisi atas dan bawah ditopang pilar-pilar yang juga berfungsi mengalirkan udara, sehingga atap tidak panas dan dikenal sebagai atap dingin.

Kelebihan:

  • Tidak panas dan tidak berisik.
  • Tidak bocor, karena bisa dipesan dalam ukuran khusus tanpa sambungan.
  • Tidak merambatkan api.
  • Tahan lama.

Kekurangan:

  • Harganya agak lebih mahal.
  • Perlu rangka yang cukup kuat.

Apa kelebihan dan kekurangan genteng UPVC ASA?

Genteng UPVC (Tile) ASA adalah atap berbentuk genteng yang terbuat dari material PVC berlapis ASA.

Kelebihan:

  • Kuat dan tahan lama, dengan lapisan ASA yang tahan cuaca hingga 15 tahun.
  • Tampilan lebih menarik.
  • Ringan, sehingga menghemat biaya struktur penyangga.
  • Pemasangan mudah dan jauh lebih cepat, sehingga ongkos pasang lebih hemat.
  • Tidak bocor karena tanpa sambungan dan bisa dipesan ukuran khusus.
  • Tidak merambatkan api.

Kekurangan: jika menginginkan yang lebih kuat dan kekar, perlu memilih yang lebih tebal (2,2 mm) dengan harga sedikit lebih mahal.

Bagaimana dengan atap galvalum?

Saat ini kebanyakan atap galvalum di pasaran sangat tipis serta mudah rusak dan berkarat. Menurut materi katalog, hal ini disebabkan sektor bisnis ini terlalu padat dan persaingannya kurang sehat. Atap galvalum yang berkualitas baik harganya cukup mahal.

Kelebihan: harga cukup murah, pemasangan mudah, biaya rangka murah, dan bisa dipesan ukuran khusus sehingga mengurangi sambungan yang rawan bocor.

Kekurangan: sulit mendapatkan galvalum berkualitas karena banyak pemain mengakali dengan menurunkan kualitas (membuat lebih tipis). Selain itu atap galvalum kurang nyaman karena panas dan berisik, dan sheet galvalum impor semakin sulit didapat karena kebijakan pengetatan pemerintah.

Bagaimana dengan atap asbes?

Saat ini kebanyakan atap galvalum di pasaran sangat tipis serta mudah rusak dan berkarat. Menurut materi katalog, hal ini disebabkan sektor bisnis ini terlalu padat dan persaingannya kurang sehat. Atap galvalum yang berkualitas baik harganya cukup mahal.

Kelebihan: harga murah dan pemasangan mudah.

Kekurangan: mudah pecah, ukurannya hanya standar sehingga tidak bisa dipesan khusus (banyak sambungan dan mudah bocor), serta tidak baik bagi kesehatan karena bisa menyebabkan kanker. Karena itu masyarakat mulai banyak menghindari atap asbes.

Bagaimana dengan genteng tanah liat tradisional?

Genteng tanah liat masih banyak dipakai di rumah sederhana di pedesaan, tetapi mulai ditinggalkan karena mudah pecah dan berlumut. Sampai terpasang, total biayanya tidak terlalu murah dan pemasangannya sulit. Jika pemasangan tidak baik, genteng bisa bergeser dan bocor.

Bagaimana dengan genteng beton?

Genteng beton banyak dipakai di rumah mewah.

Kelebihan: nyaman, aman, estetik, dan tahan lama.

Kekurangan: sampai terpasang, harganya paling mahal, karena selain produknya mahal juga butuh rangka baja penopang yang kuat. Pemasangannya sulit dan lama, dan jika pemasangan tidak baik genteng bisa bergeser dan bocor.

Bagaimana dengan atap aspal (bitumen)?

Atap aspal banyak dipakai di rumah mewah dan bangunan dengan bentuk yang unik.

Kelebihan: ringan, lentur, dan meredam suara.

Kekurangan: sampai terpasang harganya lumayan mahal karena pemasangannya sulit. Jika pemasangan tidak baik mudah bocor. Atap ini bisa meleleh jika terkena panas ekstrem, bergeser, dan bocor, serta bisa lapuk karena mudah tumbuh lumut dan jamur.

Mana yang paling aman untuk kesehatan dan kenyamanan?

Berdasarkan perbandingan di katalog:

  • Atap dan genteng UPVC, genteng tanah liat, dan genteng beton tidak berdampak pada kesehatan.
  • Atap aspal kurang baik karena bisa berjamur.
  • Galvalum kurang baik karena mudah membuat penghuni stres akibat panas dan bising.
  • Asbes dinilai buruk karena berisiko menyebabkan kanker.

Dari sisi kenyamanan, atap UPVC, genteng UPVC, genteng beton, dan atap aspal dinilai nyaman. Genteng tanah liat, galvalum, dan asbes dinilai kurang nyaman karena mudah bocor atau panas.

Kesimpulan: pilih atap sesuai kebutuhan dan anggaran

Dari tabel perbandingan, genteng beton, atap UPVC, dan genteng UPVC ASA unggul secara kualitas. Namun total biaya genteng beton sangat mahal. Atap dan genteng UPVC menawarkan keseimbangan: kualitas baik, nyaman, tahan lama, dan biaya pemasangan yang hemat. Apa pun pilihannya, periksa kualitas, masa garansi, dan pengalaman produsen sebelum membeli.

Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ)

Atap UPVC twinwall tidak panas karena strukturnya berongga dan mengalirkan udara. Atap galvalum dinilai sangat panas dan sangat berisik dibanding jenis lain.

Menurut perbandingan di katalog ROOFMAXX, atap UPVC lebih nyaman karena tidak panas dan tidak berisik, serta tidak berkarat. Galvalum unggul dalam harga yang cukup murah dan biaya rangka yang murah.

Atap asbes mudah pecah, ukurannya hanya standar sehingga banyak sambungan dan mudah bocor, serta dinilai tidak baik bagi kesehatan karena bisa menyebabkan kanker.

Ya. Menurut perbandingan di katalog, genteng UPVC termasuk murah, sedangkan genteng beton sangat mahal karena produknya mahal, butuh rangka baja yang kuat, dan pemasangannya sulit serta lama.

Bisa. Atap UPVC dan genteng ASA ROOFMAXX, RoofGuard, dan RoofSafe dapat dipesan dalam ukuran khusus tanpa sambungan untuk mengurangi risiko bocor. Pesanan khusus memiliki minimum order dan butuh waktu produksi.

Garansi tergantung jenis atap. Untuk ROOFMAXX, atap single 12 tahun, twinwall 20 tahun, dan genteng ASA 15 tahun. Masa garansi dihitung sejak invoice diterbitkan, dan syarat serta ketentuan berlaku.

Butuh Informasi Lebih Lengkap?

Team kami siap membantu anda menemukan solusi atap terbaik

Tombol WA Roofmaxx

Roofmaxx adalah atap UPVC produksi PT. Global Plastindo Industri. Ringan, tahan panas, anti karat,
dan bergaransi. Melayani kebutuhan atap rumah, gudang, dan pabrik di seluruh Indonesia.

Hubungi Kami

+62 852 1127 6160

Email Kami

admin@roofmaxx.co.id

Kunjungi Kami

Jl. Prabu Siliwangi No. 82, Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten 15133

© 2026 PT. Global Plastindo Industri. All rights reserved.
Scroll to Top