
Tidak ada satu atap yang cocok untuk semua kebutuhan, tetapi atap dan genteng UPVC adalah salah satu pilihan yang seimbang: tidak panas, tidak berisik, tahan lama, tidak merambatkan api, dan pemasangannya mudah serta cepat. Genteng beton juga berkualitas baik, namun biaya totalnya sangat mahal. Atap asbes sebaiknya dihindari karena mudah pecah dan tidak baik bagi kesehatan.
Saat membangun rumah atau gudang, kita pasti dihadapkan pada pemilihan atap yang cocok dengan budget. Karena atap adalah bagian penting bangunan, kita perlu teliti. Pilihan yang populer saat ini adalah atap galvalum, genteng tanah liat, asbes, genteng beton, atap aspal (bitumen), serta atap dan genteng UPVC.
Tabel berikut dirangkum dari perbandingan di katalog ROOFMAXX.
| Jenis atap | Panas | Berisik | Keawetan | Pemasangan | Harga |
|---|---|---|---|---|---|
| Genteng UPVC (ASA) | Tidak panas | Tidak berisik | Tahan lama | Mudah, cepat, dan murah | Murah |
| Atap UPVC | Tidak panas | Tidak berisik | Tahan lama | Mudah, cepat, dan murah | Agak mahal |
| Genteng tanah liat | Tidak panas | Tidak berisik | Mudah pecah | Sulit, mahal, dan lama | Sedang |
| Galvalum | Sangat panas | Sangat berisik | Mudah berkarat | Mudah, cepat, dan murah | Sedang |
| Asbes | Tidak panas | Tidak berisik | Mudah pecah | Mudah, cepat, dan murah | Murah |
| Genteng beton | Tidak panas | Tidak berisik | Awet | Sulit, mahal, dan lama | Sangat mahal |
| Atap aspal (bitumen) | Tidak panas | Tidak berisik | Kurang awet (bisa meleleh dan lapuk) | Sulit, mahal, dan lama | Mahal |
Atap UPVC adalah atap plastik berbahan PVC dengan bentuk panel berongga (twinwall). Sisi atas dan bawah ditopang pilar-pilar yang juga berfungsi mengalirkan udara, sehingga atap tidak panas dan dikenal sebagai atap dingin.
Genteng UPVC (Tile) ASA adalah atap berbentuk genteng yang terbuat dari material PVC berlapis ASA.
Kekurangan: jika menginginkan yang lebih kuat dan kekar, perlu memilih yang lebih tebal (2,2 mm) dengan harga sedikit lebih mahal.
Saat ini kebanyakan atap galvalum di pasaran sangat tipis serta mudah rusak dan berkarat. Menurut materi katalog, hal ini disebabkan sektor bisnis ini terlalu padat dan persaingannya kurang sehat. Atap galvalum yang berkualitas baik harganya cukup mahal.
Kelebihan: harga cukup murah, pemasangan mudah, biaya rangka murah, dan bisa dipesan ukuran khusus sehingga mengurangi sambungan yang rawan bocor.
Kekurangan: sulit mendapatkan galvalum berkualitas karena banyak pemain mengakali dengan menurunkan kualitas (membuat lebih tipis). Selain itu atap galvalum kurang nyaman karena panas dan berisik, dan sheet galvalum impor semakin sulit didapat karena kebijakan pengetatan pemerintah.
Saat ini kebanyakan atap galvalum di pasaran sangat tipis serta mudah rusak dan berkarat. Menurut materi katalog, hal ini disebabkan sektor bisnis ini terlalu padat dan persaingannya kurang sehat. Atap galvalum yang berkualitas baik harganya cukup mahal.
Kelebihan: harga murah dan pemasangan mudah.
Kekurangan: mudah pecah, ukurannya hanya standar sehingga tidak bisa dipesan khusus (banyak sambungan dan mudah bocor), serta tidak baik bagi kesehatan karena bisa menyebabkan kanker. Karena itu masyarakat mulai banyak menghindari atap asbes.
Genteng tanah liat masih banyak dipakai di rumah sederhana di pedesaan, tetapi mulai ditinggalkan karena mudah pecah dan berlumut. Sampai terpasang, total biayanya tidak terlalu murah dan pemasangannya sulit. Jika pemasangan tidak baik, genteng bisa bergeser dan bocor.
Genteng beton banyak dipakai di rumah mewah.
Kelebihan: nyaman, aman, estetik, dan tahan lama.
Kekurangan: sampai terpasang, harganya paling mahal, karena selain produknya mahal juga butuh rangka baja penopang yang kuat. Pemasangannya sulit dan lama, dan jika pemasangan tidak baik genteng bisa bergeser dan bocor.
Atap aspal banyak dipakai di rumah mewah dan bangunan dengan bentuk yang unik.
Kelebihan: ringan, lentur, dan meredam suara.
Kekurangan: sampai terpasang harganya lumayan mahal karena pemasangannya sulit. Jika pemasangan tidak baik mudah bocor. Atap ini bisa meleleh jika terkena panas ekstrem, bergeser, dan bocor, serta bisa lapuk karena mudah tumbuh lumut dan jamur.

Berdasarkan perbandingan di katalog:
Dari sisi kenyamanan, atap UPVC, genteng UPVC, genteng beton, dan atap aspal dinilai nyaman. Genteng tanah liat, galvalum, dan asbes dinilai kurang nyaman karena mudah bocor atau panas.
Dari tabel perbandingan, genteng beton, atap UPVC, dan genteng UPVC ASA unggul secara kualitas. Namun total biaya genteng beton sangat mahal. Atap dan genteng UPVC menawarkan keseimbangan: kualitas baik, nyaman, tahan lama, dan biaya pemasangan yang hemat. Apa pun pilihannya, periksa kualitas, masa garansi, dan pengalaman produsen sebelum membeli.
Atap UPVC twinwall tidak panas karena strukturnya berongga dan mengalirkan udara. Atap galvalum dinilai sangat panas dan sangat berisik dibanding jenis lain.
Menurut perbandingan di katalog ROOFMAXX, atap UPVC lebih nyaman karena tidak panas dan tidak berisik, serta tidak berkarat. Galvalum unggul dalam harga yang cukup murah dan biaya rangka yang murah.
Atap asbes mudah pecah, ukurannya hanya standar sehingga banyak sambungan dan mudah bocor, serta dinilai tidak baik bagi kesehatan karena bisa menyebabkan kanker.
Ya. Menurut perbandingan di katalog, genteng UPVC termasuk murah, sedangkan genteng beton sangat mahal karena produknya mahal, butuh rangka baja yang kuat, dan pemasangannya sulit serta lama.
Bisa. Atap UPVC dan genteng ASA ROOFMAXX, RoofGuard, dan RoofSafe dapat dipesan dalam ukuran khusus tanpa sambungan untuk mengurangi risiko bocor. Pesanan khusus memiliki minimum order dan butuh waktu produksi.
Garansi tergantung jenis atap. Untuk ROOFMAXX, atap single 12 tahun, twinwall 20 tahun, dan genteng ASA 15 tahun. Masa garansi dihitung sejak invoice diterbitkan, dan syarat serta ketentuan berlaku.
Admin 1 – 0852-1127-6160
Admin 2 – 0812-8666-3088
Admin 3 – 0813-1259-628 ( Fast Respon )
Senin – Jumat 08:00 – 17:00
+62 852 1127 6160
admin@roofmaxx.co.id
Jl. Prabu Siliwangi No. 82, Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten 15133
WhatsApp us